Kodim Pandeglang Temukan Bom 5 Kg

INILAH.COM, Pandeglang - Anggota satuan intel Komando Distrik Militer (Kodim) 0601 Pandeglang menemukan bom dengan berat mencapai lima kilogram, Kamis (3/7).

Penemuan bahan peledak itu sekitar 300 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) ledakan yang menewaskan Kobar (15) dan Andri (15), Selasa (1/7) di Kampung Ciruang, Desa Pejamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Dandim 0601 Pandeglang, Letkol INF Opan Sopandi mengatakan penemuan bom itu berkat informasi warga di sekitar TKP ledakan dua hari lalu.

Karena itu, satuan intel diperintahkan untuk melakukan penyisiran berdasarkan laporan warga setempat.

Selanjutnya, dilakukan penyisiran selama 4,5 jam, tepatnya pukul 11.30 WIB dua anggota satuan intel mencurigai adanya kuburan yang letaknya tumpang tindih.

Kedua anggota itu membongkar dengan cara menggali lubang kuburan itu. Pembongkaran itu menggunakan peralatan sederhana.

Namun demikian, setelah dibongkar pihaknya merasa kaget karena terdapat gumpalan yang dibungkus plastik berwarna hitam.

Mereka pun langsung membuka dalam lapis plastik itu, namun ternyata bahan peledak yang sangat berbahaya karena masih aktif.

Oleh karena itu, Kodim 0601 Pandeglang melaporkan temuan itu kepada Polres Pandeglang dan tim gegana dari Polda Banten.

Ia mengatakan, adapun jenis bahan peledak pihaknya tidak mengetahui pasti karena hal itu merupakan kewenangan kepolisian.

Kapolres Pandeglang AKBP Aminudin, menyatakan bahan peledak (Handak) yang ditemukan itu merupakan serbuk campuran antara potasium, belerang dan sulfur.

"Bahan-bahannya sama dengan yang meledak dua hari lalui dan bahan peledak ini akan diselidiki oleh tim gegana," kata Aminudin.[/L2]

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan komentar pajak ditanggung pemilik blog ^-^

----------------------

Support Palestine