Aljazair Borong Senjata Rusia

Mi-28MOSKOWA - Pemerintah Aljazair telah memutuskan untuk mengurangi pembelian senjata Amerika Serikat sekitar 50 persen. Kantor berita Rusia, Ria Novosti, Aljazair akan mengalihkan pembelian senjatanya ke Rusia.

Kementerian Pertahanan Aljazair mengatakan, pihaknya kesal karena pasokan senjata AS selalu ditunda, padahal Aljazair sangat membutuhkannya untuk memberantas terorisme. AS selalu menunda pengapalan senjata ke Aljazair karena tekanan dari Israel dan negara itu memiliki aturan sangat ketat mengenai ekspor senjata berteknologi tinggi.

Negara Arab di barat daya benua Afrika itu kini merencanakan untuk membeli sejumlah peralatan militer buatan Rusia mencakup rudal canggih udara - darat, peralatan deteksi radio jarak jauh, radar pengawasan udara, sistem peringatan diri helikopter tempur dan peralatan penyapu ranjau.

Kementerian Pertahanan Aljazair juga mempertimbangkan untuk membeli helikopter-helikopter tempur jenis Mi-28 dan Ka-52, yang harganya empat kali lebih murah dari helikopter Apache buatan AS. Awal April lalu, perusahaan pengekspor senjata Rusia, Rosoboronexport, menandatangani dua kontrak, masing-masing dengan Aljazair dan Uganda senilai 1,2 miliar dolar AS untuk pembelian 16 jet tempur buatan Rusia.

Kedua negara Afrika itu akan menerima model yang berbeda dari pesawat tempur Su-30 Flanker. Menurut kontrak tersebut, Aljazair akan menerima 16 Su-30-MKI(A) sedangkan Kampala akan menerima enam jet tempur Su-30MK2.

Tahun 2008, Aljazair membatalkan pembelian jet tempur 34 MiG-29 Fulcrum multi-peran karena cacat rancang. Militer Rusia membeli kembali jet-jet yang dibatalkan pembelian itu untuk digunakannya sendiri.

Kompas

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan komentar pajak ditanggung pemilik blog ^-^

----------------------

Support Palestine