Sukhoi TNI-AU Latihan Menembak Dengan Bom P-100 di AWR Kab Takalar Sulsel

Sukhoi TNI-AU Latihan Menembak Dengan Bom P-100 di AWR Kab Takalar  Sulsel

Sukhoi 27/30 TNI-AU Latihan Menembak Dengan Bom P-100 di AWR Kab Takalar Sulsel.(Foto Dispen TNI-AU)

Pesawat Tempur Sukhoi 27/30 yang berhome base di Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin melaksanakan latihan penembakan dengan menggunakan bom P-100 buatan PT.Sari Bahari, Malang Jawa Timur di AWR ( Air Weapon Range) di Kabupaten Takalar Sulawesi selatan yang disaksikan langsung oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI I.B. Putu Dunia dan Pejabat Staf di AWR Takalar Rabu, (17/2).

Latihan penembakan Air to ground (penembakan dari udara ke darat) yang dilaksanakan selama empat hari berturut –turut mulai tanggal 15 s/d 18 Februari 2010 selain menggunakan bom P-100 juga melaksanakan penembakan menggunakan peluru jenis GUN GSHK 301 kaliber 30 mm buatan Rusia.

Kegiatan latihan penembakan oleh pesawat tempur Sukhoi 27/30 yang buatan KNAAPO ( Kmsomolsk Amure Aircraft Production Association ) Rusia, secara resmi memperkuat Skadron Udara 11 pada bulan Februari 2009 tersebut dilaksanakan secara terjadwal untuk meningkatkan kesiapan dan melatih ketrampilan para penerbang tempur Sukhoi .

Adapun para penerbang pesawat tempur Skadron Udara 11 Wing 5 diantaranya Komandan Skadron Udara 11 Letkol Pnb Tonny Haryono, Mayor Pnb Untung S, Mayor Pnb David T, Kapten Pnb Rianto Dwi P, Kapten Pnb Widi Nugroho, Lettu Pnb Ngurah Sorga dan Lettu Pnb Bambang Baskoro.




Dispen TNI-AU

TNI-AD Datangkan Panser Tarantula Dan Tank Jenis Main Battle

Main Battle Tank

Main Battle Tank akan ganti Tugas AMX-13 TNI-AD yang sudah tua

Bandung - Korps Kavaleri yang tengah memperingati ulang tahun ke-60, yang upacaranya di lapangan pussenkav Bandung, Selasa, menyatakan sedang berbenah diri baik dari segi sumber daya manusia maupun pengadaan alat utama sistem persenjataan.

Menurut Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri Brigjen TNI Suharsono, hal penting yang akan dilaksanakan kesatuannya dalam waktu dekat adalah membenahi dan mengganti barang-barang yang sudah tua, seperti kendaraan tempur.

“Barang-barang yang sudah tua itu sudah saatnya kita ganti, namun kendala utama adalah masalah anggaran yang masih minim,” ujarnya.

Suharsono mengatakan, yang menjadi prioritas utama untuk dibenahi adalah sumber daya manusia dan diiukuti oleh alat utama sistem persenjataan.

“Saya berharap pembenahan sumber daya manusia dan alutsista dapat berjalan beriringan,” ujarnya.

Suharsono mengatakan, Pussenkav memiliki beberapa rancana pengembangan, seperti program pengadaan kendaraan tempur panser 6×6 APS-2 yang diproduksi PT Pindad.

“Panser APS-2 tersebut guna pemenuhan kendaraan tempur angkut personel satuan kavaleri TNI AD,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Suharsono, pussenkav akan mendatangkan 22 unit kendaraan tempur panser 6×6 kanon 90mm Tarantula dari Korea Selatan, dan akan dikirim akhir 2010.

“Untuk pemenuhan kebutuhan alutsista, satuan kavaleri akan dilengkapi tank jenis Main Battle untuk mengganti AMX-13 yang sudah tua,” ujarnya.

Dikatakannya, di bidang pembinaan kesenjataan, pussenkav akan membentuk dua yonkav tank di Kabupaten Bulungan Kaltim dan Kabupaten Bengkayang Kalbar pada tahun 2011 dan 2012.

“Di bidang pendidikan, pembinaan pendidikan diarahkan dengan melanjutkan pembenahan 10 komponen pendidikan, penyempurnaan kurikulum, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, Pussenkav tengah melaksanakan program latihan berkuda guna mencetak bibit atlit berkuda yang andal.

“Insya Allah bila tidak ada perubahan, pada tahun ini satuan Denkavkud mendapat kehormatan digunakan sebagai ajang Porda Jabar dan Sea games 2011,” ujarnya.


Antara Jabar

PT PAL Pasang Rudal Yakhunt Sendiri

KRI Oswald  Siahaan-354

KRI Oswald Siahaan-354 TNI-AL yang akan di pasangi Rudal Yakhunt buatan Rusia.(Foto Dispen TNI-AL)

SURABAYA - Kemampuan industri galangan kapal Indonesia sebenarnya tak bisa diremehkan. Sebagai contoh, Divisi Kapal Perang PT PAL Indonesia (Persero) mampu memasang rudal Yakhunt buatan Rusia ke KRI Oswald Siahaan atau OWA yang merupakan kapal perang buatan anak negeri. Pemasangan misil di Indonesia akan menghemat biaya industri kapal.

Kepala Proyek Pemasangan Rudal Yakhunt Sutrisno mengatakan, saat ini pihaknya sedang membuat tempat pemasangan misil di lambung KRI OWA. ” Bulan April mendatang empat misil dari Rusia akan datang dan siap dipasang di KRI OWA, ujarnya,” Selasa (16/2) di PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya.

Rudal Yakhont Produksi RusiaSebelumnya, PT PAL Indonesia (Persero) juga berhasil memperbaiki kapal perang jenis Corvet tipe Sigma buatan Belanda yang sebelumnya harus diperbaiki di Swiss selama berbulan-bulan dan berhasil diperbaiki sendiri hanya dalam waktu satu minggu. Industri kapal terbesar di Indonesia ini juga mampu melakukan overhaul Kapal Selam KRI Cakra dan KRI Nanggala tahun 1995 dan 1997 yang sebelumnya harus dilakukan di Korea Selatan.

“Kami sebenarnya mampu. Hanya, selama ini tak diberi kesempatan,” kata Ketua Umum Serikat Pekerja PT PAL Indonesia (Persero) Yuniarto Leksana . Sebagai salah satu BUMN yang bergerak pada industri galangan kapal, PT PAL Indonesia (Persero) mengalami keterpurukan dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, mulai Maret 2010, sebanyak 900 karyawan terpaksa harus di-PHK demi efisiensi perusahaan.



Kompas


Berlatih Perang, Prajurit Marinir Bantu Korban Banjir


19 Februari 2010, Lampung -- Puluhan prajurit Marinir yang sedang mengikuti latihan perang ikut membantu evakuasi korban banjir bandang di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Jumat (19/02). Mereka sibuk membantu menyeberangkan warga yang hendak melintas sebuah jalan yang nyaris putus dan membersihkan rumah warga dari rendaman lumpur. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran prajurit marinir untuk membantu korban banjir bandang,” kata Haris Fadilah, Pejabat Bupati Pesawaran di lokasi bencana.

Para prajurit itu merupakan bagian dari sekitar 5000-an prajurit yang sedang mengikuti latihan pemantapan terpadu di Piabung Padang Cermin sejak akhir Januari lalu. Banjir bandang juga sebenarnya menerjang sejumlah tenda dan barak tempat para prajurit itu bermalam. Mereka bekerja sama dengan warga dan anggota Kepolisian Daerah Lampung.

Banjir bandang yang terjadi hari Kamis (18/1) kemarin menyebabkan satu orang tewas dan ratusan rumah rusak. Sebanyak 19 rumah hanyut terbawa arus, belasan rusak berat dan lainnya rusak ringan serta rata-rata terendam lumpur. Banjir juga menghanyutkan tiga unit mobil hingga 3 kilometer lebih.

Saat ini, para prajurit marinir itu masih membantu membangun tenda darurat, dapur umum dan pos kesehatan. Sementara prajurit lainnya masih terus berlatih tidak jauh dari lokasi bencana. “Mereka akan bertugas hingga kami bisa menangani para korban. Kami masih terus mendata jumlah kerugian akibat banjir bandang,” katanya.



TEMPO Interaktif

Mr Big Get Over It


--- Support The Artist ---

-----Buy Original CDs-----

Tracklist:

01. Electrified
02. Static
03. Hiding Place
04. Superfantastic
05. A Rose Alone
06. Hole In The Sun
07. How Does It Feel
08. Try To Do Without It
09. Dancin' WIth My Devils
10. Mr. Never In A Million Years
11. My New Religion


----------------------

Support Palestine