Penggantian Pesawat Bronco dalam Prosest


OV-10 Bronco saat masih dioperasikan TNI AU, setelah serangkaian insiden Bronco digrounded. (Foto: TNI AU)

01 April 2010, Jakarta -- Rencana penggantian pesawat OV- 10F Bronco oleh Mabes TNI sedang dalam proses Sidang Dewan Kebijakan Penentuan Alutsista (Wanjaktu) TNI.

Kepala Biro Humas Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI I Wayan Midhio mengatakan, ada lima alternatif pesawat untuk menggantikan OV-10F Bronco tersebut yakni L159A dari Ceko, M347 dari Italia, K8P dari Cina, EMB-314 Super Tucano dari Brasil, dan KO-1B dari Korea.

Kemhan, kata Wayan, akan menentukan pengganti OV-10F Bronco setelah ada hasil keputusan Wanjaktu TNI. “Memang Super Tucano merupakan salah satu alternatif. Namun, proses penggantian pesawat masih dalam proses dan Kemhan masih menunggu keputusan Wanjaktu,” ujarnya.

SEPUTAR INDONESIA

Pesawat Sukhoi dan Hawk Latihan tempur bersama di Lanud Iswahjudi

Komandan Lanud Iswahjudi memberikan ucapan selamat datang kepada Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Kolonel Pnb Agus Supriyatna, didepan pesawat Sukhoi SU-27/30 di Shelter Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Senin (29/3).

30 Maret 2010, Madiun -- Pesawat-pesawat tempur jenis Hawk 109/209 dari Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat dan Skadron Udara 12 Lanud Pekanbaru, Riau mulai hari Sabtu (27/3) berdatangan di Lanud Iswahjudi, yang kedatangan diterima langsung oleh Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb Tatang harlyansyah, S.E., di Shelter Skadron Udara 15, Sabtu (27/3).

Sementara pesawat tempur Sukhoi SU-27/30 dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Makasar, Sulawesi Selatan dibawah pimpinan langsung Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Pnb Agus Supriyatna mendarat di Lanud Iswahjudi, yang diterima langsung oleh Komandan Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb Ismono Wijayanto di Shelter Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Senin (29/3).

Kedatangan pesawat-pesawat tempur dari luar Lanud Iswahjudi tersebut, dalam rangka melaksanakan pemusatan latihan terbang selama beberapa hari, untuk persiapan Fly Pass dan demo udara pada acara peringatan ke-64 Hari Jadi TNI Angkatan Udara tanggal 9 April 2010, yang akan dilaksanakan di Lanud Halim Perdanakususma, Jakarta.

Selama di Lanud Iswahjudi, semua jenis pesawat tempur yang akan tampil bermanuver di udara pada acara Hari Jadi ke-64 TNI AU tersebut akan melaksanakan beberapa latihan secara bersama-sama diantaranya terbang formasi maupun aerobatic baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama.

Lanud Iswahjudi kali ini, selain sebagai tempat pemusatan latihan, juga sekaligus menjadi pangkalan aju bagi pesawat-pesawat tempur jenis Hawk 209/109 dan Sukhoi SU-27/30, disamping pesawat-pesawat tempur yang ada di Lanud Iswahjudi yaitu F-16/Fighting Falcon, F-5/ Tiger dan Hawk/MK-53 dari Skadron Udara 3, 14 dan 15 semua juga terlibat dalam acara demo udara Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta nanti

PENTAK LANUD ISWAHJUDI

Marinir gelar Latihan [RAID] di Pasewaran


31 Maret 2010, Banyuwangi -- Sejumlah prajurit Korps Marinir melakukan serangan ke daerah musuh saat latihan Raid di Pasewaran, Banyuwangi, Rabu, (31/3) dini hari. Raid merupakan salah satu materi yang dilatihkan dalam tahap tiga ( tahap Hutan ) dalam Lattapdu Korps Marinir Wilayah Timur 2010. (Foto: ANTARA/Serda Mar Kuwadi/EI/nz/10)

31 Mar 2010, Surabaya -- Ratusan prajurit Korps Marinir menggelar latihan "raid" (baku tembak dengan musuh yang melarikan diri) di Hutan Pasewaran, Desa Watu Kebo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.

"Latihan berjalan normal seperti latihan sebelumnya," kata Staf Dinas Penerangan (Dispen) Korps Marinir, Serda Mar Kuwadi, kepada ANTARA melalui surat elektronik dari Banyuwangi, Rabu.

Latihan dimulai dengan suara rentetan tembakan pada pukul 24.00 WIB dari Dusun Maelang, sehingga mengejutkan penduduk Desa Watu Kebo dan bahkan pukul 04.00 WIB juga terjadi baku tembak antara prajurit Korps Marinir dengan sisa-sisa musuh yang mengalami cerai berai.



Sejumlah prajurit Korps Marinir melakukan patroli tempur dihutan Pasewaran, Wongsorejo, Banyuwangi, Selasa (30/3). (Foto: ANTARA/Serda Mar Kuwadi/EI/nz/10)

Baku tembak terjadi setelah lokasi persembunyian di Pantai Bengkak dihancurkan oleh prajurit baret ungu.

Di Pasewaran, sisa musuh bersembunyi di salah satu rumah penduduk, lalu prajurit Korps Marinir melakukan pengepungan dan penggeledahan rumah tersebut, sehingga kontak tembak tidak dapat dihindarkan lagi.

Namun, prajurit Marinir berhasil masuk ke dalam rumah dan meringkus dua orang musuh serta menyita dua senjata laras panjang.

Latihan itu merupakan skenario dari Latihan Pemantapan Terpadu Korps Marinir wilayah timur tahun 2010 untuk tahap ketiga (tahap hutan).

Dalam tahap ketiga, materi yang dilatihkan meliputi patroli tempur, patroli penyelidik, raid, pengepungan dan penggeledahan rumah serta pengepungan dan pembersihan kampung.

Dalam kesempatan itu, Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) I Wayan Mendra didampingi Kolonel Marinir Amir Faisol selaku Pimpinan Latihan dan Mayor Marinir Harnoko selaku Komandan Sektor 3 melihat secara langsung latihan "raid" di Dusun Maelang dan latihan pengepungan dan penggeledahan rumah di Pasewaran.

ANTARA Jawa Timur

Latihan terpadu Korps Marinir

29 Maret 2010, Banyuwangi -- Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) M. Alfan Baharudin mengunjungi Lattapdu Korps Marinir wliyah timur tahun 2010 di pantai Banongan, Situbondo, Minggu, (28/03). Dankormar menyempatkan menembakkan senjata Howitzer 105 mm.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Lattapdu Korps Marinir tahun 2010 di Banyuwangi dan Situbondo yang dihelat mulai tangggal 18 Maret sampai dengan 22 April 2010. (Foto: Serda Mar Kuwadi)

Sejumlah prajurit Korps Marinir sedang membersihkan laras meriam Howitzer 105 mm setelah ditembakkan dalam penembakan di pantai Banongan. (Foto: Serda Mar Kuwadi)

Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) M. Alfan Baharudin menembakkan senjata Howitzer 105 mm saat mengunjungi Lattapdu Korps Marinir wliyah timur tahun 2010 di pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur. (Foto: Serda Mar Kuwadi)

Sejumlah prajurit Korps Marinir mengangkat canon Roket RM 70 Grad. (Foto: Serda Mar Kuwadi)

Sejumlah prajurit Korps Marinir mengangkat canon Roket RM 70 Grad yang akan digunakan dalam penembakan. (Foto: Serda Mar Kuwadi)

Canon Roket RM 70 Grad lepas dari mulut laras saat penembakan di pantai dengan sasaran berada diKarangtekok dengan jarak 15 km. (Foto: Serda Mar Kuwadi)

KRI Dewaruci bertolak ke INDIA


01 April 2010, Jakarta -- Kapal latih tiang tinggi taruna TNI Angkatan Laut KRI Dewaruci kini berada di Samudra Hindia dan bertolak ke Cochin (India) untuk memulai kunjungan muhibah ke sembilan negara di Eropa.

"Kini Dewaruci kini berada di Samudra Hindia, menuju ke Colombo lanjut ke Cochin (India)," kata juru bicara TNI Angkatan Laut Kolonel Laut (P) Herry Setianegara di Jakarta, Kamis.

Kapal Latih Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) KRI Dewaruci dengan komandan Letkol Laut (P) Suharto, selain melaksanakan operasi muhibah "Kartika Jala Krida" selama sembilan bulan ke wilayah Eropa, akan mengikuti lima perlombaan kapal layar tinggi internasional di negara yang disinggahi.

Kelima perlombaan kapal layar tiang tinggi yang akan diikuti antara lain, "The Historical Seas Tall Ships Regatta" yang akan menempuh jarak 945 mil laut mulai dari Volos (Burgaria) sampai Lavrion (Yunani), "The Tall Ships Race" 2010 in Aalborg, kurang lebih sejauh 600 mil laut mulai dari Aalborg (Dermark) menuju Norwegia dan berakhir di Hartepool (Inggris).

Selanjutnya, Dewaruci akan mengikuti "Sail Amsterdam Festival", di Amsterdam (Belanda), "Sail Bremerhaven Festival" di Bremerhaven (Jerman) dan "Festival Internationale Mediterraneo E Velieri", di Cagliari Italia.

Herry menambahkan, KRI Dewaruci sering mengikuti perlombaan kapal layar tiang tinggi di seluruh dunia dan juga mendapat juara dalam setiap perlombaan ini.

Muhibah Dewaruci ke sembilan negara Eropa kali ini dalam rangka "Operasi Kartika Jala Krida" yang dilaksanakan rutin oleh TNI AL, bertujuan memberikan pengetahuan dan wawasan bagi Kadet AAL mengenai pelayaran astronomi serta sebagai wujud peran diplomasi TNI AL dalam mempererat hubungan antar-Angkatan Laut Negara-negara yang dikunjungi.

"Selain itu juga membantu misi sebagai duta bangsa untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia di mancanegara," kata Herry.

ANTARA Jawa Timur

----------------------

Support Palestine