KOPASSUS (Special force)


Dibentuk 16 April, 1952 - kini
Negara Indonesia
Cabang TNI Angkatan Darat
Tipe Pasukan khusus
Spesialis Anti-teror
Kekuatan Rahasia
Bagian dari Tentara Nasional Indonesia
Julukan Kopassus
Moto Berani, Benar, Berhasil
Warna Baret merah
Operasi New Guinea - 1950an
Konfrontasi Malaysia-Inonesia - 1963
G30S/PKI
Timor Timur - 1975
Woyla

Komando Pasukan Khusus

Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Bala Pertahanan Pusat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat yang memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.

Dalam perjalanan sejarahnya, Kopassus berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagai pasukan khusus yang mampu menangani tugas-tugas yang berat. Beberapa operasi yang dilakukan oleh Kopassus diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur, operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), Operasi GPK di Aceh, operasi pembebasan sandera di Mapenduma, serta berbagai operasi militer lainnya. Dikarenakan misi dan tugas operasi yang bersifat rahasia, mayoritas dari kegiatan tugas daripada satuan KOPASSUS tidak akan pernah diketahui secara menyeluruh. Contoh operasi KOPASSUS yang pernah dilakukan dan tidak diketahui publik seperti: Penyusupan ke pengungsi Vietnam di pulau Galang untuk membantu pengumpulan informasi untuk di kordinasikan dengan pihak Amerika Serikat (CIA), penyusupan perbatasan Malaysia dan Australia dan operasi patroli jarak jauh (long range recce) di perbatasan Papua nugini.

Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya, sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah. Kopassus memiliki moto Berani, Benar, Berhasil.

Sejarah Kopassus

Kesko TT III/Siliwangi

Pada tanggal 16 April 1952, Kolonel A.E. Kawilarang mendirikan Kesatuan Komando Tentara Territorium III/Siliwangi (Kesko TT). Ide pembentukan kesatuan komando ini berasal dari pengalamannya menumpas gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku. Saat itu A.E. Kawilarang bersama Letkol Slamet Riyadi (Brigjen Anumerta) merasa kesulitan menghadapi pasukan komando RMS. A.E. Kawilarang bercita-cita untuk mendirikan pasukan komando yang dapat bergerak tangkas dan cepat.

Komandan pertama saat itu adalah Idjon Djanbi. Idjon Djanbi adalah mantan kapten KNIL Belanda kelahiran Kanada, yang memiliki nama asli Kapten Rokus Bernardus Visser. Pada tanggal 9 Februari 1953, Kesko TT dialihkan dari Siliwangi dan langsung berada di bawah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

KKAD

Pada tanggal 18 Maret 1953 Mabes ABRI mengambil alih dari komando Siliwangi dan kemudian mengubah namanya menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD).

RPKAD

Tanggal 25 Juli 1955 organisasi KKAD ditingkatkan menjadi Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD), yang tetap dipimpin oleh Mochamad Idjon Djanbi.

Tahun 1959 unsur-unsur tempur dipindahkan ke Cijantung, di timur Jakarta. Dan pada tahun 1959 itu pula Kepanjangan RPKAD diubah menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD). Saat itu organisasi militer itu telah dipimpin oleh Mayor Kaharuddin Nasution.

Pada saat operasi penumpasan DI/TII, komandan pertama, Mayor Idjon Djanbi terluka, dan akhirnya digantikan oleh Mayor RE Djailani.

Puspassus AD

Pada tanggal 12 Desember 1966, RPKAD berubah pula menjadi Pusat Pasukan Khusus AD (Puspassus AD). Nama Puspassus AD ini hanya bertahan selama lima tahun. Sebenarnya hingga tahun 1963, RPKAD terdiri dari dua batalyon, yaitu batalyon 1 dan batalyon 2, kesemuanya bermarkas di Jakarta. Ketika, batalyon 1 dikerahkan ke Lumbis dan Long Bawan, saat konfrontasi dengan Malaysia, sedangkan batalyon 2 juga mengalami penderitaan juga di Kuching, Malaysia, maka komandan RPKAD saat itu, Letnan Kolonel Sarwo Edhie -karena kedekatannya dengan Panglima Angkatan Darat, Letnan Jenderal Ahmad Yani, mengusulkan 2 batalyon 'Banteng Raider' bentukan Ahmad Yani ketika memberantas DI/TII di Jawa Tengah di upgrade di Batujajar, Bandung menjadi Batalyon di RPKAD, masing-masing Batalyon 441"Banteng Raider III", Semarang ditahbiskan sebagai Batalyon 3 RPKAD di akhir tahung 1963. Menyusul kemudian Batalyon Lintas Udara 436 "Banteng Raider I", Magelang menjadi Batalyon 2 menggantikan batalyon 2 lama yang kekurangan tenaga di pertengahan 1965. Sedangkan Batalyon 454 "Banteng Raider II" tetap menjadi batalyon di bawah naungan Kodam Diponegoro. Batalyon ini kelak berpetualang di Jakarta dan terlibat tembak menembak dengan Batalyon 1 RPKAD di Hek.

Kopassandha

Tanggal 17 Februari 1971, resimen tersebut kemudian diberi nama Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha).

Dalam operasi di Timor Timur pasukan ini memainkan peran sejak awal. Mereka melakukan operasi khusus guna mendorong integrasi Timtim dengan Indonesia. Pada tanggal 7 Desember 1975, pasukan ini merupakan angkatan utama yang pertama ke Dili. Pasukan ini ditugaskan untuk mengamankan lapangan udara. Sementara Angkatan Laut dan Angkatan Udara mengamankan kota. Semenjak saat itu peran pasukan ini terus berlanjut dan membentuk sebagian dari kekuatan udara yang bergerak (mobile) untuk memburu tokoh Fretilin, Nicolau dos Reis Lobato pada Desember 1978. Prestasi yang melambungkan nama Kopassandha adalah saat melakukan operasi pembebasan sandera yaitu para awak dan penumpang pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesian Airways yang dibajak oleh kelompok yang menamakan diri Komando Jihad di bawah pimpinan Imran bin M Zen, April 1981. Pesawat yang tengah menerbangi rute Jakarta-Medan itu sempat didaratkan di Penang, Malaysia dan akhirnya mendarat di Bandara Don Muang, Bangkok. Di bawah pimpinan Letkol Sintong Panjaitan, pasukan Kopassandha mampu membebaskan seluruh sandera dan menembak mati semua pelaku pembajakan. Korban yang jatuh dari operasi ini adalah Capa (anumerta) Ahmad Kirang yang meninggal tertembak pembajak serta pilot Captain Herman Rante yang juga ditembak oleh pembajak. Pada tahun 1992 menangkap penerus Lobato, Xanana Gusmao, yang bersembunyi di Dili bersama pendukungnya.


Kopassus

Dengan adanya reorganisasi di tubuh ABRI, sejak tanggal 26 Desember 1986, nama Kopassandha berubah menjadi Komando Pasukan Khusus yang lebih terkenal dengan nama Kopassus hingga kini.

ABRI selanjutnya melakukan penataan kembali terhadap grup di kesatuan Kopassus. Sehingga wadah kesatuan dan pendidikan digabungkan menjadi Grup 1, Grup 2, Grup 3/Pusdik Pasuss, serta Detasemen 81.

Sejak tanggal 25 Juni 1996 Kopasuss melakukan reorganisasi dan pengembangan grup dari tiga Grup menjadi lima Grup.
Grup 1/Parakomando — berlokasi di Serang, Banten
Grup 2/Parakomando — berlokasi di Kartasura, Jawa Tengah
Grup 3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus — berlokasi di Batujajar, Jawa Barat
Grup 4/Sandhi Yudha — berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur
Grup 5/Anti Teror — berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur

Detasemen 81, unit anti teroris Kopassus, ditiadakan dan diintegrasikan ke grup-grup tadi. Sebutan bagi pemimpin Kopassus juga ditingkatkan dari Komandan Kopassus yang berpangkat Brigjen menjadi Komandan Jendral (Danjen) Kopassus yang berpangkat Mayjen bersamaan dengan reorganisasi ini.

Pasukan Kopassus

Struktur Satuan Kopassus

Perbedaan struktur dengan satuan infanteri lain

Struktur organisasi Kopassus berbeda dengan satuan infanteri pada umumnya. Meski dari segi korps, para anggota Kopassus pada umumnya berasal dari Korps Infanteri, namun sesuai dengan sifatnya yang khusus, maka Kopassus menciptakan strukturnya sendiri, yang berbeda dengan satuan infanteri lainnya.

Kopassus sengaja untuk tidak terikat pada ukuran umum satuan infanteri, hal ini tampak pada satuan mereka yang disebut Grup. Penggunaan istilah Grup bertujuan agar satuan yang dimiliki mereka terhindar dari standar ukuran satuan infanteri pada umumnya (misalnya Brigade). Dengan satuan ini, Kopassus dapat fleksibel dalam menentukan jumlah personel, bisa lebih banyak dari ukuran brigade (sekitar 5000 personel), atau lebih sedikit.

Kopassus - Demo Bela Diri

Lima Grup Kopassus

Secara garis besar satuan dalam Kopassus dibagi dalam lima Grup, yaitu:
Grup 1/Para Komando — berlokasi di Serang, Banten
Grup 2/Para Komando — berlokasi di Kartasura, Jawa Tengah
Pusat Pendidikan Pasukan Khusus — berlokasi di Batujajar, Jawa Barat
Grup 3/Sandhi Yudha — berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur
Satuan 81/Penanggulangan Teror — berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur

Kecuali Pusdikpassus, yang berfungsi sebagai pusat pendidikan, Grup-Grup lain memiliki fungsi operasional (tempur). Dengan demikian struktur Pusdikpassus berbeda dengan Grup-Grup lainnya. Masing-masing Grup (kecuali Pusdikpassus), dibagi lagi dalam batalyon, misalnya: Yon 11 dan 12 (dari Grup 1), serta Grup 21 dan 22 (dari Grup 2).

Jumlah personel

Karena Kopassus merupakan pasukan khusus, maka dalam melaksanakan operasi tempur, jumlah personel yang terlibat relatif sedikit, tidak sebanyak jumlah personel infanteri biasa, dengan kata lain tidak menggunakan ukuran konvensional mulai dari peleton hingga batalyon. Kopassus jarang sekali (mungkin tidak pernah) melakukan operasi dengan melibatkan kekuatan satu batalyon sekaligus.

Istilah di kesatuan

Karena berbeda dengan satuan pada umumnya, satuan di bawah batalyon bukan disebut kompi, tetapi detasemen, unit atau tim. Kopassus jarang melibatkan personel yang banyak dalam suatu operasi. Supaya tidak terikat dengan ukuran baku pada kompi atau peleton, maka Kopassus perlu memiliki sebutan tersendiri bagi satuannya, agar lebih fleksibel.

Pangkat komandan

Komandan Grup berpangkat Kolonel,
Komandan Batalyon berpangkat Letnan Kolonel,
Komandan Detasemen, Tim, Unit, atau Satuan Tugas Khusus, adalah perwira yang pangkatnya disesuaikan dengan beban tugasnya (mulai Letnan sampai Mayor).


Sumber : wikipedia

Free Download Film 2009 (indo)

Film Kirun + Adul : Pengen Punya Pacar Keren (DvdRip 2009)

Download Film Kirun + Adul : Pengen Punya Pacar Keren (DvdRip 2009)
(499.93MB .avi)

Download FILM

Sinopsis :

Kirun dan Adul (Ricky Harun dan Abdurrahman Arif), dua cowok biasa dengan pekerjaan biasa yang menjalani hari-hari seperti biasanya di Bali, disinyalir jadi penjahatnya. Padahal Gita (Permata Sari Harahap), sang putri Wakil Presiden (Didi Petet), yang justru memanfaatkan dua cowok keren ini gara-gara lagi sebel sama Bapaknya. Kirun yang tadinya naksir berat sama Gita malah jadi pontang-panting dikejar pasukan. Adul yang awalnya cuma membantu sahabatnya ikutan jadi buronan. Bali yang cantik dipanaskan oleh kejar-kejaran kocak yang menghebohkan seisi Pulau Dewata.

Cuma Gita yang bisa menyelamatkan Kirun dan Adul dengan pengakuannya, tapi Sang Puteri malah ngambek di saat yang sangat nggak tepat. Hidup dan mati Kirun dan Adul makin nggak jelas.

Film Kuntilanak beranak (2009)

Download Film Kuntilanak Beranak (2009)
(547.24MB .mp4)


Download FILM

Sutradara Ian Jacobs
Produser Zainal Susanto
Pemeran Garneta Haruni
Monique Henry
Dion Wiyoko
Vikri Rahmat
Ismi Melinda
Distributor Mitra Pictures
Tanggal rilis 12 Februari 2009
Durasi 90 menit
Negara Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia


Sinopsis

Obsesi Bimo adalah membuat tayangan televisi yang berbau horror dengan konsep yang belum pernah ada. Bersama dengan Mia dan Aline mereka sepakat akan menguak cerita tentang seorang ronggeng yang hilang. Di saat mereka akan melakukan perjalanan mencari kampung di mana ronggeng itu hilang, salah satu teman mereka memaksa mereka untuk ikut. Akhirnya mereka semua setuju, Dea ikut dengan mereka. Di kampung tersebut, tak satu orangpun mau bercerita tentang peristiwa yang membuat ronggeng itu hilang.

Saat mereka memutuskan untuk pulang, mereka di datangi seseorang yang bisu, yang mau mengantarkan mereka ke rumah pimpinan ronggeng. Ibu Aline yang seorang cenayang melihat ada sesuatu yang tidak beres terjadi dengan Aline. Ibunya meminta Aline untuk tidak kembali ketempat itu. Aline memberitahu Bimo, tapi Bimo tidak percaya. Mereka tetap menyelidiki dan membuat dokumentasi si penari ronggeng yang hilang. Dengan membuka paksa rumah milik ronggeng itu, mereka pun masuk. Satu persatu mereka mati.

Akhirnya tinggal Aline dan Mia yang masih hidup. Akhirnya mereka mengetahui penyebab kematian penari ronggeng itu adalah susuk yang masih tertanam di tubuh si penari. Pilihan yang demikian sulit terjadi pada Mia dan Aline ketika hendak menyelamatkan diri, apakah mati bersama teman-temannya dan menolong si penari ronggeng agar dapat bebas dari susuk dan mati dengan tenang, atau mencari jalan dan keluar dari rumah itu. Mereka memilih pilihan yang sulit, ketika mereka meletakkan arti persahabatan di dalam pilihan mereka.


HANTU BIANG KEROK (2009)

Download Film Hantu Biang Kerok
(mp4 392.49MB)


Download FILM


Jenis Film :Comedy/horror
Produser :Fadly Fuad
Produksi :Djakarta Pictures
Homepage :http://www.djakartapictures.com
Durasi :100 menit
Pemain :H. Elvy Sukaesih
Fadly Fuad
Kamidia Radisti
Rizky Mocil
Erland Joshua
Mpok Nori
Suti Karno
Dorce Gamalama
Sutradara :We We
Penulis :Fadly Fuad
We We

Sinopsis

Ferry, Rifky, Simon, Aryo & Steve sudah bersahabat sejak kecil. Saat mereka remaja, Steve harus pindah rumah mengikuti orang tuanya. Selang beberapa tahun, saat Steve akan melangsungkan pernikahannya, Steve kembali datang kelingkungan tempat tinggal lamanya untuk mengundang ke empat sahabat karibnya. Simon yang tidak mau kehilangan momen berharga yaitu kesempatan untuk bertemu dengan Steve, langsung mengatur sebuah pesta bujang dengan membuat kejutan untuk Steve dan sahabatnya. Di sebuah rumah tua, Simon mengajak keempat sahabatnya dan mengundang seorang penari perut yang sexy bernama Safira. Akan tetapi karena sebelumnya Safira telah menerima 5 order tarian yang membuat Safira terlalu letih dan sangat mengantuk, sehingga hal ini membuat acara Simon Cs menjadi hampir berantakan. Sebagai alternatif pengganti, Simon mengeluarkan permainan “Jangka Setan” yaitu permainan memanggil arwah dengan menggunakan media jangka. Simon membacakan semua mantra, membuat Aryo ketakutan, sedangkan yang lain sangat menyukai permainan itu. Saat suasana mulai aneh, tiba-tiba seseorang yang cukup disegani yaitu Pak Burhan dan dua orang hansip yaitu Hansip Japra dan Hansip Adung datang membubarkan acara mereka

Ketika Steve sampai dirumah, ia mengalami keanehan dan diganggu oleh Hantu Wanita Tua yang telah terpanggil oleh mereka. Keesokan harinya mereka semua mulai dihantui oleh beberapa mahluk halus. Ferry juga bertemu dengan seorang gadis misterius yang mulai mencuri hatinya. Bagaimana Ferry Cs dapat menghadapi masalah yang kini datang dan semakin lama semakin menimbulkan konflik pada persahabatan mereka??? Dan akankah juga Ferry menemukan cinta sejatinya?


mEt mEnD0WnL0@D

Mengintip Terowongan Hamas


BLOKADE berkelanjutan Israel atas Jalur Gaza tidak meruntuhkan moral bangsa Palestina. Mereka pun aktif membuat terowongan bawah tanah untuk menembus blokade itu. Kini jumlahnya telah berlipat menjadi ratusan.

Melalui terowongan itulah warga Palestina di Jalur Gaza mencari pekerjaan di luar Gaza untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

”Tanah di Rafah ini benar-benar sebuah keju yang enak. Jika di sana terjadi gempa bumi, keseluruhan wilayah bisa ambruk,” kata salah seorang ketua pengelola salah satu terowongan rahasia itu.
Dia menuturkan, warga dari berbagai tempat datang ke terowongan-terowongan itu untuk mencari pekerjaan di Gaza, Jabaliyah, Dair al-Balah. ”Terowongan ini sudah berjasa membuat 15 keluarga bertahan hidup,” paparnya.

Jumlah pasti terowongan bawah tanah itu sulit diverifikasi. Namun, pertumbuhan aktivitas ekskavasi sangat jelas bisa dilihat semua orang. Pada pukul 10.00 di Rafah, kota di Jalur Gaza yang berbatasan dengan Mesir, satu-satunya suara berasal dari mesin gerinda. Mesin tersebut digunakan para penyelundup yang sibuk membangun lebih banyak lagi terowongan di bawah tanah berpasir itu.

Keberadaan sejumlah terowongan itu bisa dilihat dari tenda-tenda plastik yang menutupi pintu masuknya. Garis demarkasi yang sangat jelas sepanjang 14 kilometer menjadi pembatas wilayah Palestina dengan wilayah Mesir itu.

”Ini adalah sebuah bisnis yang berkembang karena blokade Israel dan ditutupnya perbatasan,” ungkap Abu Khaled, yang sedang sibuk membuat terowongan. Proses penggalian terowongan itu dimulai 10 hari lalu. Di sekitar tendanya saja, tiga terowongan tengah dibangun.

Terbuka

Sebelumnya sangat sulit bertemu dengan para penyelundup atau berbicara dengan mereka. Sekarang mereka beroperasi secara terbuka dan diketahui banyak orang. Mereka tidak diganggu oleh siapa pun, terkecuali saat harus membayar pajak kepada pemerintah Hamas yang mengontrol Gaza.

”Tidak ada lapangan pekerjaan, sementara saya butuh uang,” ungkap pengelola bisnis terowongan itu dengan sangat terbuka. Namun, keterbukaan ini berbeda sekali dengan terowongan-terowongan yang dikelola secara rahasia oleh para pejuang Palestina. Terowongan ini dicurigai pihak Israel sering kali digunakan untuk menyelundupkan senjata.

”Kami bekerja setiap hari sepanjang waktu. Enam orang bekerja siang hari, enam lainnya malam hari,” kata Abu Khaled, mantan anggota pasukan Grup 17, sebuah pasukan elite Palestina yang ditugasi melindungi Presiden Mahmoud Abbas.

”Dari waktu ke waktu, Hamas mengabari kami untuk melarang lalu lintas persenjataan dan hashis,” ungkapnya sembari membantu seorang pekerja muda yang terus menggali di lubang berkedalaman 20 meter.

Abu Khaled mengatakan, Hamas juga mengambil ”bagiannya” dari semua produk yang masuk ke Jalur Gaza. Wilayah Palestina ini praktis tertutup sejak Juni tahun lalu oleh pihak Israel. Bertambah pesatnya jumlah terowongan itu karena adanya restu dari Hamas, yang melihat upaya itu sebagai cara untuk menembus blokade Israel.

Surat kabar Israel, Yediot Aharonot, dalam laporan yang tidak menyebutkan sumbernya, mengungkapkan pekan ini bahwa sebuah tim tentara AS dan Israel berhasil menemukan 42 terowongan dalam waktu kurang dari sebulan berkat penggunaan alat detektor canggih.

Dengan tingginya angka pengangguran di Gaza, tidak sulit mencari pekerja untuk menggali terowongan itu dengan bayaran sekitar 500 dollar AS untuk terowongan sepanjang 100 meter. ”Setiap orang yang bekerja di sini adalah mahasiswa seperti saya. Beberapa bahkan tengah menyusun tesis doktor mereka,” papar Yussef (29), mahasiswa fotografi di Universitas Deir al-Balah, di jantung Gaza.


Sumber : Kompas .com

ISU SNIPER INDONESIA

SNIPER INDONESIA AKAN TEMBAK OBAMA.....????? 

(CERITA INI HANYA DAGELAN)

Barack Obama setelah resmi terpilih menjadi Presiden AS diperingatkan untuk tidak berkunjung ke Indonesia. Ini berkaitan dengan keamanan Presiden terpilih itu yang sudah mulai mendapatkan ancaman pembunuhan.

Anjuran ini diberikan oleh penasihat keamanan dan pihak FBI. Menurut hasil penyelidikan pihak keamanan kepresidenan, di Indonesia masih banyak berkeliaran secara bebas para penembak tersembunyi yang dikhawatirkan mengancam keselamatan Obama.

Pemerintah Indonesia merasa heran dan tersinggung akan adanya warning terhadap Obama ini. Melalui Badan Intelejen Nasional (BIN) pemerintah Indonesia menanyakan kepada pihak FBI, bagaimana FBI bisa menyimpulkan bahwa di Indonesia masih banyak berkeliaran secara bebas para penembak tersembunyi alias sniper?

Atas pertanyaan ini pihak FBI lalu mengirimkan daftar berisi ribuan nama orang yang dicurigai sebagai penembak tersembunyi di Indonesia. Anehnya, kebanyakan pemilik nama itu ada di Jakarta dan Sumatera Utara.

Setelah diteliti oleh pihak BIN, ternyata nama yang disodorkan oleh FBI itu semuanya nama-nama suku Batak. Lho, kok bisa? Semua nama yang dicurigai sebagai penembak tersembunyi itu tak lain adalah nama-nama dengan nama belakang marga: SIANIPAR.

Karena FBI membaca nama mereka sebagai SNIPER…
source : Idham wordpress

SNIPER

Membidik menggunakan teleskop senapan runduk.
Sniper, atau penembak runduk, adalah seorang prajurit infanteri yang secara khusus terlatih untuk mempunyai kemampuan membunuh musuh secara tersembunyi dari jarak jauh dengan menggunakan senapan.

Istilah ini muncul pada tahun 1770-an, pada prajurit-prajurit Kolonial Inggris di India, dari kata snipe, yaitu sejenis burung yang sangat sulit untuk didekati dan ditembak. Mereka-mereka yang mahir memburu burung ini diberi julukan "sniper".

Dalam beberapa dekade terakhir istilah sniper telah digunakan secara meluas dan tidak tepat, terutama oleh media. Istilah sniper, secara tidak tepat, digunakan untuk mendeskripsikan penembak jitu polisi, pelaku asasinasi, penembak yang menembak bukan dari jarak dekat, serta kriminal yang membunuh dengan menggunakan senapan laras panjang.
Doktrin militer tentang sniper dalam posisinya pada unit militer, lokasi menembak, dan taktik berbeda pada setiap negara. Secara umum, tujuan sniper dalam peperangan adalah mengurangi kemampuan tempur musuh dengan cara membunuh sasaran yang bernilai tinggi, seperti perwira.
Sniper dalam peperangan
Dalam doktrin Amerika Serikat, Inggris, dan banyak negara lainnya , sniper dipakai dalam tim sniper, yang berisi hanya dua orang. Dua orang ini mempunyai fungsi yang berbeda, satu sebagai penembak, dan satu orang lagi sebagai spotter yaitu penunjuk sasaran. Dalam prakteknya, spotter dan penembak biasa bergiliran menembak, agar mengurangi kelelahan pada mata.

Misi sniper adalah pengintaian dan pengamatan, anti-sniper, membunuh komandan musuh, memilih target sendiri secara oportunis, dan bahkan tugas anti material (penghancuran peralatan militer), yang memerlukan senapan berkaliber besar seperti .50 BMG. Pada perang di Iraq, sniper semakin banyak digunakan sebagai peran pendukung, yaitu untuk melindungi pergerakan infanteri, khususnya di daerah perkotaan.

Saat ini, rekor jarak terjauh untuk tembakan sniper adalah 2.430 meter, dilakukan oleh sniper Kanada bernama Corporal Rob Furlong pada tahun 2002 ketika Invasi Afghanistan, menggunakan senapan bolt-action kaliber .50 McMillan. Hal ini berarti anak peluru terbang selama empat detik dan mengalami penurunan sebanyak 44.5 meter. Rekor sebelumnya dipegang oleh Carlos Hathcock, diperoleh dalam Perang Vietnam dengan jarak tembak 2.250 meter.
Sniper kepolisian
Polisi biasanya menurunkan sniper dalam penanganan skenario penyanderaan. Mereka dilatih untuk menembak sebagai pilihan terakhir, hanya jika nyawa sandera terancam langsung. Sniper polisi biasanya beroperasi dalam jarak yang lebih dekat dari pada sniper militer. Biasanya di bawah 100 meter dan bahkan kadang kadang kurang dari 50 meter. Karena inilah sniper polisi lebih tepat disebut sebagai penembak jitu. Sniper polisi lebih terlatih menembak untuk membunuh daripada melumpuhkan, walaupun terdapat beberapa pengecualian dengan hasil yang bervariasi.
Perbedaan penembak runduk dengan penembak jitu

Seorang sniper mengokang senapan runduk bolt-action.
Beberapa doktrin membedakan antara penembak runduk (sniper) dengan penembak jitu (marksman, sharpshooter, atau designated marksman). Sniper terlatih sebagai ahli stealth dan kamuflase, sedangkan penembak jitu tidak. Sniper merupakan bagian terpisah dari regu infanteri, yang juga berfungsi sebagai pengintai dan memberikan informasi lapangan yang sangat berharga, sniper juga memiliki efek psikologis terhadap musuh. Sedangkan peran penembak jitu intinya adalah untuk memperpanjang jarak jangkauan pada tingkat regu.
 
Penembak jitu umumnya memiliki jangkauan sampai 800 meter, sedangkan sniper bisa sampai 1500 meter atau lebih. Ini dikarenakan sniper pada umumnya menggunakan senapan runduk bolt-action khusus, sedangkan penembak jitu menggunakan senapan semi-otomatis, yang biasanya berupa senapan tempur atau senapan serbu yang dimodifikasi dan ditambah teleskop.

Sniper telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menguasai teknik bersembunyi, pemakaian kamuflase, keahlian pengintaian dan pengamatan, serta kemampuan infiltrasi garis depan. Ini membuat sniper memiliki peran strategis yang tidak dimiliki penembak jitu. Penembak jitu dipasang pada tingkat regu, sedangkan sniper pada tingkat batalion dan tingkat kompi.

Senapan runduk
 Senapan runduk standar Marinir AS M40.

Kebanyakan senapan runduk sampai era Perang Dunia II dibuat berdasarkan senapan standar di negara bersangkutan. Termasuk diantaranya senapan K98k Mauser dari Jerman, Springfield 1903 dan M1 Garand dari Amerika Serikat, Mosin-Nagant dari Soviet, Arisaka dari Jepang, dan Lee Enfield No. 4 dari Inggris. Senapan-senapan ini dimodifikasi dengan ditambahkan laras khusus, alat bidik teleskop, bipod, bantalan pipi, penyembunyi kilatan, dan lain-lain.

Senapan-senapan yang dibuat khusus sebagai senapan runduk baru dimulai pada tahun 1960an. Tujuannya adalah untuk meningkatkan akurasi sebaik mungkin. Senapan-senapan ini dibuat khusus untuk bisa menahan panas, menahan getaran, dan hal-hal lain yang bisa mengurangi akurasi.

Kamuflase
Sniper menggunakan kamuflase dan membatasi gerakan mereka, agar tidak bisa dideteksi.

Bidikan teleskopik harus mendapatkan perhatian khusus, karena lensa dari alat bidik harus terbuka, tapi dalam keadaan terbuka akan dapat memantulkan cahaya matahari, dan ini bisa membeberkan posisi sniper. Solusi yang biasa digunakan adalah mencari tempat bersembunyi yang tidak terkena cahaya matahari langsung, atau dengan menutupi lensa dengan sesuatu yang tidak memantulkan cahaya, seperti sebuah kain tipis.

Sniper modern juga harus memperhatikan kamuflase mereka jika dilihat dengan cahaya infra-merah, karena militer modern sudah menggunakan penglihatan suhu (thermal vision), menggantikan night vision, yang hanya meningkatkan intensitas cahaya. Bahan pakaian dan peralatan bisa muncul bila dilihat dengan alat thermal vision. Maka sniper juga bisa memakai bahan lain seperti plastik, atau bahan khusus seperti selimut thermal, atau bahan lain yang tidak terdeteksi oleh thermal vision.

"One Shoot One Kill"


Satu peluru satu serdadu. Satu tarikan pelatuk senapan, satu nyawa lawan harus berpulang nama. Begitulah hukum wajib para sniper. Sekali bidik tak boleh ada buruan lolos. Tak ada kamus meleset, karena itu pertanda kegagalan. Tak gampang jadi sniper. Selain serdadu pilihan, para sniper harus punya kemampuan menembak diatas rata-rata penembak biasa, yakni piawai menghitung faktor jarak tembak, ukuran lokasi, kondisi alam atau bentuk pandangan. Oleh karena itu para sniper dilatih untuk punya keahlian dasar infantri, kemampuan survival pada kondisi alam yang sulit dan memiliki insting membunuh serta daya ketahanan untuk sabar membidik sasaran.


Sumber : Wikipedia

----------------------

Support Palestine