Gaza – Infopalestina: Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah menegaskan bahwa blokade Gaza terjadi secara universal dan akan dibebaskan secara universal pula. Dia menyatakan bahwa umat hari ini mendukung kafilah armada kebebasan yang mengekspresikan nurani umat dan menolak blokade dzalim yang sudah berlangsung lebih dari 4 tahun.
Hal tersebut disampaikan Haniyah selama pembukaan pelabuhan Gaza, Sabtu (29/5), sebagai persiapan untuk menyambut kedatangan armada kebebasan. Dia mengatakan bahwa kafilah menembus lautan ini membawa pesan kuat yang intinya adalah blokade ini terjadi karena keputusan internasional yang dzalim dan akan dihancurkan dengan gerakan internasional yang adil, yang diterjemahkan oleh mereka para pahlawan kemanusiaan yang berada di atas kapal-kapal armada kemanusiaan.
Haniyah menegaskan bahwa kafilah ini membawa bukti bahwa negara khilafah Turki memimpin perubahan strategis di kawasan untuk menghancurkan proyek Zionis dan bersatu dengan umat, al Quds dan al Aqsha.
Dia menambahkan, “Bangsa Palestina ini terus mengalami agrei dan nakba silih berganti agar lenyap dari peta dunia. Namun dia membuktikan diri paling gigih dan mampu untuk hidup. Karena dia membawa amanah al Quds dan al Aqsha. Rakyat Palestina di Gaza telah mengalami perang penghancuran dan blokade universal serta tipudaya dari dalam dan luar, namun belum bisa diancurkan.” (asw)
0 komentar:
Poskan Komentar
Silahkan komentar pajak ditanggung pemilik blog ^-^